Pages

Tampilkan postingan dengan label akhlaq. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akhlaq. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 April 2010

Kecupan Kasih Sayang








Penulis : Al-Ustadzah Ummu ‘Abdirrahman Anisah bintu ‘Imran
Banyak hal yang bisa dilakukan orang tua untuk mengungkapkan kasih sayangnya kepada sang anak. Islam sebagai agama nan sempurna melalui kisah Rasul-Nya banyak memberikan teladan dalam hal ini.
Allah subhanahu wa ta’ala menjadikan kasih sayang di dalam qalbu ayah dan bunda, sehingga senantiasa menghiasi segala apa yang ada antara ayah bunda dengan buah cinta mereka. Gambaran apa pun yang ada di antara ayah-ibu dengan anak mereka, tak lain melambangkan kasih sayang mereka. Sekeras apa pun tabiat sang ayah atau bunda, di sana tersimpan kecintaan yang besar terhadap putra-putrinya.

Senin, 19 April 2010

Kalau Khatib sedang Berkhutbah kita Diam dan Tenang Aja ya!



Adik-adik, bagaimana kabarnya?
Kakak harapkan semuanya dalam keadaan baik-baik saja.
Hari ini hari Jum’at yah.
Bagi yang laki-laki, apakah nanti kalian mau ikut ayah shalat Jum’at ke masjid?

Adik-adik Jangan Suka Minta-minta Ya!



“Dul, minta dong kuenya!”
“Kamu diberi jajan ya sama abimu? Ayo kasih aku uangmu!”
“Fathimah, minta mainannya ya?!”
Kata-kata semacam itu terkadang terdengar keluar dari mulut mungil kalian yang lucu.

Jangan Ganggu Temanmu


Adik-adik yang semoga disayang oleh Allah, sekarang kakak ingin bertanya.
Siapa di antara kalian yang punya hobi mengganggu teman?
Jika ada yang memiliki hobi seperti ini –masya Allah- ketahuilah adik-adik, ini adalah termasuk kebiasaan yang sangat tercela, walau pun bagi kalian mungkin sangat mengasyikkan.

Minggu, 18 April 2010

Menjauhi Pelaku Ghibah


Soal : Aku mempunyai seorang teman. Kalau dia berbicara, seringkali perkataannya membicarakan tentang aib-aib orang lain sehingga menjatuhkan kehormatan mereka. Aku sudah menasehatinya agar tidak lagi membicarakan aib-aib orang lain, akan tetapi nasehat yang aku berikan tidak bermanfa’at baginya. Dan yang nampak darinya, bahwa perkara membicarakan aib-aib/kejelekan orang lain itu sudah menjadi kebiasaan/karakter yang melekat pada dirinya. Walaupun terkadang dia membicarakan aib-aib orang lain itu untuk tujuan/niat yang dianggapnya baik. Dengan keadaannya yang seperti ini, maka apakah diperbolehkan untuk menjauhkan diri darinya ?Jawaban Syaikh bin Bazz : Perkataan yang ditujukan untuk membicarakan aib-aib kaum muslimin dengan menyebutkan apa-apa yang tidak mereka sukai (sehingga hal itu bisa menjatuhkan kehormatan mereka di hadapan orang lain), maka hal ini adalah perbuatan kemunkaran yang sangat besar. Perkara ini termasuk perbuatan ghibah yang diharamkan, bahkan termasuk dari dosa-dosa besar. Hal ini berdasarkan firman Allah ta’ala (artinya) : “janganlah sebagian kalian menggunjing/mengghibahi sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kalian memakan daging saudaranya yang telah mati ? Maka tentulah kalian merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kalian kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (Q.S.Al Hujurat : 12)  



Sabtu, 10 April 2010

Jagalah Lisanmu


Nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang terlimpah kepada kita tiada terbilang hingga kita tidak mampu menghitungnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللهِ لَا تُحْصُوهَا

“Dan jika kalian ingin menghitung nikmat Allah niscaya kalian tidak akan mampu menghitungnya.” (Ibrahim: 34)


Jumat, 09 April 2010

Adab Ketika Sakit

 Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sifat hikmah dan keadilan-Nya menimpakan berbagai ujian dan cobaan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman pada khususnya, dan seluruh makhluk pada umumnya.
Di antara bentuk ujian dan cobaan itu adalah adanya berbagai jenis penyakit di zaman ini, karena kemaksiatan dan kedurhakaan umat terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (Ar-Rum: 41)
Islam adalah agama yang sempurna, yang menuntut seorang muslim agar tetap menjaga keimanannya dan



Kamis, 08 April 2010

Adab Seorang Murid Kepada Ustadzah

1. Hormatilah ustadzah mu dimanapun engkau berada.

2. Bila bertemu ucapkan salam.

3. Bila ditanya ustadz/ustadzah maka jawablah dengan baik dan benar.

4. Kerjakanlah tugas yang diberikan oleh ustadz/ustadzah.

5. Rajinlah belajar karena rajin pangkal pandai dan malas pangkal bodoh.


Adab seorang murid


Adab ketika belajar:

1. Mengikhlaskan niat kepada Allah.

2. Duduklah dengan tenang.

3. Mendengarkan penjelasan ustadz/ustadzah dengan baik.

4. Jangan mengantuk.

5. Pahamilah pelajaran yang disampaikan oleh ustadz/ustadzah.

6. Catat dan hafalkan yang benar.

7. Ulangilah pelajaran dirumah.

Adab DI Jalan


1. Berjalan dengan sopan di tengah jalan.

2. Tidak bermain-main dan tidak berlari-lari.

3.Tidak tertawa-tawa dan tidak berteriak-teriak.

4. Apabila ingin menyebrang jalan lihat kekanan dan kekiri.

5. Tidak mengganggu orang lain yang lewat.

6. Mengucapkan salam bila bertemu sesama muslim.

7. Apabila ada yang memberi salam maka jawablah.

8. Menyapa dengan ramah orang yang kamu kenal.

9. Apabila ada yang tersesat, maka bantulah.

10. Jika menemukan sesuatu yang mengganggu dijalan seperti benda tajam atau lubang hendaklah dibuang atau disingkirkan.


Adab Masuk Kamar Mandi


1. Membaca doa sebelum masuk kamar mandi

2. Mendahulukan kaki kiri.

3. Menutup kamar mandi rapat-rapat

4.Usahakanlah tidak menghadap kiblat dan tidak membelakanginya.

5. Membersihkan kotoran dengan tangan kiri.

6. Gunakan air bersih.

7. Keluar kamar mandi membaca doa.

8. Mendahulukan kaki kanan.


Jumat, 02 April 2010

Adab berpakaian

A. ADAB BERPAKAIAN

 Do’a Berpakaian dan Membuka Pakaian
Allahumma innii asaluka min khoirihi wa khoiri maa huwa lahu, wa a’uudzubika min syarrohi wa syarro maa huwa lahu
”wahai Allah, aku memohon kepada-Mu kebajikan pakaian ini dan kebajikan yang disediakan baginya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan sesuatu yang dibuat untuknya.” (HR. Ibnu Sunni)